Sejarah


BERDIRINYA ?

Sejarah berdirinya pos parmingguan HKBP GW.

 

Pada bulan september 2014 diacara arisan parsahutaon Dos ni roha Gran Wisata di rumah Kel Hudson Hutapea di cluster Romantic Sunset Grand Wisata, amang (alm) Willer Nainggolan menyampaikan gagasan untuk mendirikan Gereja HKBP Grand Wisata, pembicaraan berlangsung sampai jam 3 dini hari di ikuti banyak anggota parsahutaon Grand Wisata , dan kesimpulannya disepakati untuk mendirikan Gereja HKBP GW dan beberapa pilihan jadi pagaran dari  bbrp Resort al: HKBP Mustika Jaya, HKBP Perumnas II, dan HKBP Maranatha Rawa Lumbu.

Kemudian terjadilah beberapa kali pertemuan khusus membahas itu di rumah Ketua umum Parsahutaon Grand Wisata, dari Resort Mustika Jaya yang hadir yaitu Ruben Sihaloho, Hamonangan Pasaribu dan Hudson Hutapea.

Kemudian hasil pertemuan di parsahutaon Grand Wisata tersebut langsung di bahas di acara partangiangan wijk Betlehem HKBP MJ pada bulan maret 2016 di rumah kel Lasman Purba di Dukuh Bima Bekasi, yang di hadiri oleh mayoritas parhalado HKBP MJ dan rapat di pimpin langsung oleh Uluan HKBP MJ amang Pdt Maijon Pakpahan. Hasil rapat pada malam tersebut memutuskan untuk mendirikan pos pelayanan utk Sekolah Minggu ruas HKBP MJ yg tinggal di Grand Wisata sekitarnya, dan mempersiapkan pos parmingguon HKBP GW sebagai syarat meningkatkan status HKBP MJ menjadi RESORT.

Pada sekitar juni 2016 dimulai pos pelayanan sekolah minggu di Ruko pasar Grand Wisata milik St James Tampubolon, lalu dilanjutkan ibadah minggu perdana di Ruko pasar modern sbgi pos parmingguan HKBP GW.

Pada oktober 2016 pos parmingguan HKBP Grand wisata menyewa 1 unit ruko di blok AA 12 no 50 jl celebration boulevard Grand Wisata, dan Uluan Resort memilih dan melantik St Supardi Limbong jadi koordinator pos parmingguan HKBP GW, sampai beberapa bulan kemudian cuti dari koordinator karena pindah tugas ke papua.

 

Pada 29 nopember 2016  dilakukan rapat pemilihan fungsionaris HKBP GW dan terpilih :

Koord pelayanan : Cst Maruhum Pasaribu.

Parartaon : Cst Lasman Purba.

Sekretaris : Cst Hudson Hutapea

Bendahara : Cst Hamonangan Pasaribu

Koor pujian : Cst Sumurung Sibatuara.

 

Rapat juga memutuskan bagi seluruh Ruas HKBP MJ yg tinggal di GW sekitarnya diwajibkan jadi ruas HKBP GW dan disepakati juga utk segera mendatangkan uluan utk mempercepat pelayanab di HKBP GW.

Pada ibadah maret 2016 parhalado pos parmingguan HKBP GW diperkenalkan yaitu : St Supardi Limbong, St Sudirman Rajagukguk, ,Cst Maruhum Pasaribu, Cst Hamonangan Pasaribu, Cst Lasman Purba, Cst Sumurung Sibatuara, Cst Hudson Hutapea.

 

Perjuni 2016 jumlah Ruas tetap HKBP GW 22 KK.

Agustus 2016 HKBP Grand wisata mendatangkan seorang pendeta muda yaitu Pdt Benni Sihombing sebagai Uluan pertama .

Pada Desember 2016 Gereja HKBP Grand Wisata pindah ke ruko bakmi kelinci lantai 2 dengan ruangan yang jauh lebih besar.

 

Pada november 2017 gereja HKBP Grand Wisata melakukan pentahbisa kepada 2 Sintua baru yaitu St Lintong Rajagukguk dan St Mangatur Siregar .

Pada awal tahun 2018 jumlah jemaat gereja terus bertambah menjadi 49 KK